Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Pisang sebagai Bioetanol dengan Variasi Lama Waktu Fermentasi

Authors

  • Naharani Nurhidayah Program Studi Biologi, UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Hanik Faizah Program Studi Biologi, UIN Sunan Ampel Surabaya

Keywords:

Bioethanol, Fermentation, banana peel

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit pisang pisang hingga saat ini masih belum maksimal atau hanya diolah menjadi pakan ternak, dan hanya berkonsentrasi pada pengolahan buah pisang saja. Kulit pisang sebagai sumber biomass merupakan sumber yang potensial karena mengandung tinggi akan pati yang dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol. Bioetanol adalah cairan hasil fermentasi dengan bahan utama gula dari sumber pati dengan menggunakan bantuan mikroba penghasil alkohol. Adapun tujuan dari review literatur ini adalah mengkaji pengaruh waktu fermentasi terhadap bioetanol yang dihasilkan. Hasil menunjukkan bahwa kisaran lama waktu yang digunakan dalam proses fermentasi bioetanol adalah dari 15 jam hingga 144 jam. Hasil etanol yang diperoleh .yaitu mulai dari 1,05 g/L hingga 71 g/L, dan 0.39% hingga 8,57% berada pada waktu optimum 24-48 jam. Konsentrasi bioetanol meningkat hingga 24 jam waktu fermentasi dan terjadi penurunan produksi bioetanol setelah 24 jam. Setelah 24 jam, kadar glukosa terus meningkat, tetapi kadar etanol menurun. Waktu fermentasi yang terlalu lama juga akan menyebabkan molekul etanol akan terkonversi menjadi senyawa lain seperti asam asetat

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-08-28

How to Cite

Naharani Nurhidayah, & Hanik Faizah. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Pisang sebagai Bioetanol dengan Variasi Lama Waktu Fermentasi. BIOMETRIC, 3(2), 23–30. Retrieved from https://jurnalsaintek.uinsa.ac.id/index.php/biometric/article/view/2814

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>